The First Story
Hai semua...
Yuk, kenalan!!
Tak perlu panjang, cukup kenali aku sebagai Nisaa. Seorang gadis remaja yang harus berjuang sendiri ditengah perihnya kehidupan. Btw, I'm 18 yrs old. Cukup perkenalannya, now please give me time to tell u all abt my story. Happy reading(?)
18 tahun lalu, terdengar tangisan bayi kecil yang mungkin tak dinanti oleh orang tuanya(?). Tidak tidak, bayi itu dinanti, namun tidak diharapkan. The mom of the baby said "sebenernya pengen 2 anak aja. eh ternyata ada lagi yg ketiga". Tapi tak apa, setidaknya bayi itu masih disayangi dan dibesarkan sepenuh hati.
Hari demi hari. Tahun demi tahun berlalu. Bayi itu kini menjadi sosok gadis remaja yang bisa dibilang "sedikit nakal"(?). Ya, dia Nisaa. Ia tak secantik kakaknya, tak sepintar kakaknya, dan tak sebaik kakaknya. Tapi meski begitu ia bangga(?) terhadap hidupnya.
Mungkin jika dilihat sekilas kisahnya, bayi kecil yang sudah dewasa ini terlihat nakal, manja dan tak baik sama sekali. Padahal, kisah hidupnya cukup menyakitkan.
Kita bahas satu persatu kisah perihnya. Kita mulai dari yang pertama. Usianya masih 6 menuju 7 tahun. Namun, ia harus ditinggalkan oleh ibunya ke luar negeri karena kakak sulungnya sakit pada saat itu. Satu tahun ia dititipkan kepada nenek dan bibinya. Terlihat biasa saja, namun jika dipikir, ditinggal seorang ibu diusia itu cukup menyakitkan. Disaat semua temannya diantarkan oleh orang tuanya menuju sekolah, ia mau tak mau harus berangkat sendiri menuju sekolah.
Ah, Entahlah... Tak banyak memori ingatan tentang tahun itu. Terlalu sulit untuk tetap diingat.
Kucukupkan disini. See u on the next story!!
Comments
Post a Comment